Meski demikian, harga minyak masih mencatatkan kenaikan mingguan karena pelaku pasar lega OPEC+ tidak memutuskan peningkatan produksi lebih besar untuk bulan Juli. Sejauh tahun ini, WTI telah melemah sekitar 13% di tengah kekhawatiran bahwa perang dagang akan menghambat pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi.
Presiden AS Donald Trump telah menyerukan diadakannya pembicaraan tarif dengan Presiden China Xi Jinping. Namun, Xi disebut-sebut masih enggan melanjutkan negosiasi tingkat tinggi pada tahap ini.
Harga Minyak:
- WTI untuk pengiriman Juli turun 0,4% menjadi US$62,61 per barel pada pukul 07.32 waktu Singapura.
- Brent untuk pengiriman Agustus ditutup melemah 1,2% di level US$64,86 per barel pada Rabu.
(bbn)
No more pages































