Logo Bloomberg Technoz

Elon Musk Akhiri Tugasnya di Pemerintahan Trump

News
29 May 2025 11:45

Donald Trump dan Elon Musk di Ruang Oval Gedung Putih. (Aaron Schwartz/Bloomberg)
Donald Trump dan Elon Musk di Ruang Oval Gedung Putih. (Aaron Schwartz/Bloomberg)

Gregory Korte, Jennifer A. Dlouhy dan Dana Hull - Bloomberg News

Bloomberg, Miliarder Elon Musk pada Rabu (28/5/2025) mengumumkan bahwa masa tugasnya sebagai penasihat resmi Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan segera berakhir. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai masa depan inisiatif efisiensi pemerintahan yang selama ini ia pimpin, yakni Department of Government Efficiency (DOGE).

“Masa tugas saya sebagai Pegawai Pemerintah Khusus telah usai. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden @realDonaldTrump atas kesempatan yang diberikan untuk mengurangi pemborosan anggaran,” tulis Musk di platform media sosial miliknya, X. “Misi @DOGE akan terus menguat seiring waktu dan menjadi bagian dari budaya pemerintahan.”


Secara hukum, status Musk sebagai pejabat pemerintah sementara dijadwalkan berakhir paling lambat 30 Mei, meskipun tanggal pastinya masih bergantung pada perhitungan hari kerja aktualnya. Seorang pejabat Gedung Putih yang mengetahui hal ini—namun enggan disebutkan namanya karena menyangkut urusan personalia—mengungkapkan bahwa proses pelepasan tugas Musk dimulai pada Rabu malam. Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil langsung oleh Musk dengan dukungan dari Presiden Trump.

Pengunduran diri Musk terjadi tak lama setelah ia mengkritik prioritas utama legislasi Trump, yakni rancangan pemotongan pajak bertajuk “One Big Beautiful Bill”. Menurut Musk, proposal tersebut tidak cukup ambisius dalam memangkas defisit anggaran federal.