Logo Bloomberg Technoz

Hanya dolar Taiwan yang masih menguat tipis 0,1% terhadap dolar AS bersama won yang juga naik 0,08%.

Indeks dolar AS pagi ini terpantau menguat 0,15% ke level 99,67 ketika yield US Treasury bergerak turun di hampir semua tenor dengan penurunan UST-30Y jadi terbesar hingga 7 basis poin menyentuh 4,968%.

Pelemahan rupiah bersama mata uang Asia masih tersengat oleh perubahan sentimen di pasar obligasi global. Rencana Jepang menyesuaikan nilai penerbitan obligasi mereka, JGB, telah menaikkan lagi pamor US Treasury dan mengerek daya tarik dolar AS.

Selain itu, gencatan tarif antara AS dan Tiongkok telah melesatkan lagi tingkat keyakinan konsumen AS yang kian mengikis peluang pemangkasan bunga acuan The Fed.

Pada Mei ini, keyakinan konsumen dari The Conference Board meningkat 12,3 poin menjadi 98, menandai kenaikan bulanan terbesar dalam empat tahun terakhir. Angka ini melampaui semua perkiraan dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom.

Adapun dari dalam negeri, jelang libur long weekend di pasar domestik, sentimen berbalik di pasar saham. 

Asing mulai mengurangi posisi di mana pada perdagangan kemarin, asing mencetak net sell senilai Rp211,29 miliar. Itu merupakan posisi net sell pertama asing setelah selama empat perdagangan beruntun selalu net buy di ekuitas.

Adapun di pasar surat utang RI, berdasarkan data terakhir Kementerian Keuangan per 26 Mei lalu, asing juga mengurangi posisi di SBN dengan nilai penjualan Rp280 miliar, menghentikan enam hari perdagangan beruntun net buy di fixed income.

Pada pagi ini, IHSG kembali dibuka menguat 0,34% di level 7.223. Sedangkan pergerakan harga surat berharga negara (SBN) yang kemarin cenderung tertekan, pada pagi ini bergerak makin melemah.

Yield di hampir semua tenor naik dipimpin oleh tenor 11Y yang naik 1,7 basis poin. Sedangkan tenor 2Y naik 0,7 bps, bersama tenor 5Y yang naik 0,8 bps. Adapun tenor 10Y naik 0,5 bps bersama tenor 20Y dan 30Y masing-masing yield-nya naik 0,1 bps dan 0,3 bps, seperti ditunjukkan data OTC Bloomberg. 

(rui)

No more pages