Logo Bloomberg Technoz

Kuota Naik Jadi 350.000, Anggaran FLPP Melonjak Ke Rp43 T

Sultan Ibnu Affan
28 May 2025 08:30

Ilustrasi Perumahan. (Dok: BP Tapera)
Ilustrasi Perumahan. (Dok: BP Tapera)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Keputusan pemerintah untuk menaikkan kuota fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) menjadi sebanyak 350.000 unit dari sebelumnya hanya 220.000 unit  membuat pemerintah harus merogoh kocek lebih dalam.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan, total anggaran untuk penyaluran FLPP sepanjang tahun ini, yang juga bagian dari program 3 juta rumah secara total mencapai Rp43 triliun.

"Total ada sekitar Rp43 triliun, skema FLPP untuk 350 ribu unit rumah," ujar Ara, sapaan akrabnya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (28/5/2025).


Secara terperinci total anggaran tersebut berasal dari anggaran pertama kuota FLPP sebanyak 220.000 unit yang menghabiskan Rp18,7 triliun. Anggaran kouta FLPP kemudian ditambah Rp16,4 triliun untuk memenuhi target terbarunya sebesar 350.000 unit

Kemudian, pemerintah, juga telah menambahkan suntikan modal melalui penyertaan modal negara (PMN) kepada PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), badan usaha negara dibidang pembiayaan sekunder perumahan senilai Rp7,02 triliun.