“Rencana untuk deteksi awal dan mengedukasi orang tua yang mungkin tertutup dengan kondisi anak mereka itu penting sekali. Biasanya mereka menyangkal, merasa malu dan akhirnya menutup-nutupi,”.
Dia mengatakan bahwa semua anak penyandang autisme layak dincintai dan dihargai. Tentunya orang tua harus menerima kondisi anak dengan membangun fondasi kepercayaan diri.
Ia juga mengimbau masyarakat agar merubah stigma soal anak autis. Menurutnya anak autis bukan beban melainkan memiliki keistimewaan yang harus dipahami dengan baik.
“Mereka itu worth to be loved (layak untuk dicintai) juga, dana tidak boleh dibedakan. Menerima anak sebagai autism itu adalah lumrah dan nggak ada yang harus ditutupi,”.
(dec/spt)
No more pages






























