“Kenaikan presentase dikarenakan oleh pertumbuhan trafik di kawasan Asia Pasifik.” kata Lukman.
On Time Performance Juga Turun
Dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR tersebut Lukman juga menyebut bahwa saat ini On Time Performance rute Domestik dari Januari Hingga April 2025 adalah sebesar 78,7%. Angka tersebut turun dibandingkan dengan angka OTP dari Januari hingga April 2024 sebesar 79,7%.
“Faktor penyebab keterlambatan teknik operasional, manajemen operasional, cuaca dan lainnya, namun lebih dominan cuaca” kata Lukman.
Untuk menangani OTP yang merosot tersebut Ia berkilah sudah melakukan beberapa kebijakan delay management melalui Peraturan Menteri Perhubungan nomor 89 tahun 2015 tentang penanganan keterlambatan penerbangan/delay management pada Badan Usaha angkutan udara/niaga.
(ell)































