Logo Bloomberg Technoz

Nilai tukar rupiah di pasar spot kemarin ditutup melemah 0,3% ke level Rp14.950/US$. Ini adalah pelemahan rupiah dalam dua hari berturut-turut. Rupiah mengalami pelemahan selama tujuh hari dari sembilan hari perdagangan terakhir sebesar 0,4%. 

Bila menilik dari awal April, nilai tukar rupiah memang masih menguat 0,62% hingga 24 Mei lalu. Sedangkan sejak awal tahun, penguatan rupiah tercatat 4,48%. 

Aliran modal asing

Bank Indonesia mencatat selama 2023 sampai 24 Mei lalu, tercatat aliran modal asing masuk ke Indonesia mencapai US$ 1 miliar atau hampir Rp15 triliun. 

BI masih berkeyakinan nilai tukar rupiah masih berpeluang menguat ke depan seiring surplus transaksi berjalan dan aliran modal masuk yang masih kuat. 

Bunga acuan BI7DRR kembali ditahan untuk lima kali berturut-turut bulan ini. Dalam paparan hari ini, bank sentral melontar sinyal lebih tegas bahwa bunga acuan domestik masih akan ditahan di level saat ini, kemungkinan hingga akhir tahun, menyusul masih tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global yang berisiko menggoyang stabilitas nilai tukar rupiah. 

“Yang menjadi isu adalah ketidakpastian di pasar keuangan global yang masih berlanjut. Sehingga fokusnya adalah stabilisasi rupiah supaya imported inflation tetap rendah dan dampak rambatan dari ketidakpastian pasar keuangan bisa dimitigasi,” jelas Perry Warjiyo, Gubernur BI dalam konferensi pers setelah Rapat Dewan Gubernur, kemarin (25/5/2023).

(rui)

No more pages