Logo Bloomberg Technoz

"May Day 2025 merupakan momen penting untuk menghargai dan merayakan kontribusi pekerja yang telah bekerja keras bagi kemajuan bangsa dan negara," ujar Wiko.

"Rekan-rekan pekerja memiliki peranan penting menjalankan pekerjaan sesuai kewajibannya, menjaga ketertiban serta menjalankan aspirasi pekerja secara demokratis, dalam hal ini kolaborasi yang paling mendukung dalam terciptanya hubungan industrial dalam suasana kerja yang kondusif dan produktif," lanjut Wiko.

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumelar, menyatakan bahwa serikat pekerja berperan penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis Pertamina dan kedaulatan energi nasional. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi efektif untuk memperkuat hubungan dan sinergi demi kesejahteraan Indonesia.

"Pertamina Serikat Pekerja juga memperjuangkan kedaulatan energi di Indonesia, kami serikat pekerja masih memperjuangkan positioning Pertamina untuk tetap menjadi soko guru kemandirian dan swasembada energi di Indonesia. Dengan memperjuangkan kedaulatan energi tentu akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," ujar Arie.

Dirinya menyampaikan bahwa kontribusi buruh dan pekerja sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik dari sektor informal, sektor formal, sektor swasta, bahkan sektor perusahaan-perusahaan negara atau BUMN.

"Melalui semangat yang digulirkan di dalam peringatan May Day, diharapkan akan terbangun komunikasi yang efektif. Mari bersama-sama kita teruskan memperkuat hubungan dan sinergi yang baik ini demi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia," tutup Arie.

Acara ini juga dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Muarar Sirait, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, jajaran komisaris dan direksi Pertamina, serta perwakilan serikat pekerja. Pertamina, sebagai pemimpin transisi energi, terus berkomitmen mendukung target net zero emission 2060 melalui program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG).

(tim)

No more pages