Pelemahan Harga Tembaga Melandai, Bertahan di Level US$12.891,5
News
03 February 2026 05:46

Bloomberg News
Bloomberg, Harga tembaga mengembalikan sebagian kerugiannya pasca penjualan besar-besaran selama jam perdagangan Asia. Pembeli asal China akhirnya kembali masuk pasar setelah sempat enggan masuk karena harga tinggi.
Harga kontrak tembaga turun sekitar 2% di London Metal Exchange setelah sebelumnya drip hingga 5,7% menjadi US$12.414,50/ton. Logam dasar lainnya juga mengalami kerugian besar, dengan timah turun hingga 11% dan nikel turun 8,1%.
Tembaga melonjak ke rekor tertinggi bersama logam lainnya bulan lalu pasca investor China yang optimis memborong komoditas di tengah keraguan terhadap dolar AS dan pergeseran dari mata uang dan obligasi pemerintah.
Akan tetapi, produsen di negara tersebut memangkas pembelian secara tajam selama reli, dan kapan mereka akan kembali masuk dan membeli kini menjadi pertanyaan kunci bagi investor.
































