Logo Bloomberg Technoz

Prabowo menekankan agar seluruh direksi Danantara diisi oleh kalangan profesional dan memiliki keahlian di bidangnya. Bahkan jika memberikan hasil terbaik mereka akan masuk dalam program promosi jabatan.

“Yang baik dari dalem kalau bisa dipromosikan. Kalau tidak, cari ahli yang baik,” ucap dia.

Pencarian figur ahli atau profesional menjadi syarat mutlak, jangan lagi berbasiskan afiliasi partai politik, agama, ras, atau suku tertentu.“Ini harus anak-anak Indonesia yang bekerja sebenar-benarnya untuk rakyat Indonesia.”

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani sudah mengumumkan struktur pengurus lengkap lembaga Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia tersebut. Sejumlah nama yang familiar masuk dalam susunan pengurus, begitu juga nama-nama yang kondang di pentas internasional seperti Jeffrey Sachs, Profesor Ekonomi di Columbia University, AS.

Nama beken lainnya dan salah satu orang terkaya di dunia Ray Dalio, serta mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra masuk dalam struktur Danantara. Sebagian yang lain adalah nama-nama yang sudah cukup dikenal di industri pasar keuangan.

Berikut rincian pengurus Danantara:

Dewan Penasihat

  • Ray Dalio
  • Jeffrey Sachs
  • Chapman Taylor
  • Thaksin Shinawatra

Komite Pengawasan dan Akuntabilitas 

  • Ivan Yustiavndana, Ketua PPATK
  • Setyo Budiyanto, Ketua KPK
  • Isma Yatun, Ketua BPK
  • Muhammad Yusuf Ateh, Ketua BPKP
  • Listyo Sigit Prabowo, Kapolri
  • Sanitiar Burhanuddin, Jaksa Agung

Managing Director

  • Robertus Billitea
  • Lieng Seng Wee
  • Arief Budiman
  • Ali Setiawan
  • Mohamad Al-Arief
  • Rohan Hafas
  • Ahmad Hidayat
  • Sanjay Bharwani
  • Reza Yamora Siregar
  • Ivy Santoso
  • John Prasetio
  • Agus Dwi Handaya
  • Febriany Eddy
  • Riko Banardi
  • Djamal Attamimi
  • Bono Daru
  • Stefanus Ade Handiwidjaja

Komite Investasi & Portofolio 

  • Yup Kim

Prabowo sebelumnya menargetkan nilai kekayaan negara yang dikelola Danantara harus naik hingga menembus US$1 triliun. Menurut dia, kekayaan negara yang dikelola Danantara tersebut harus dapat dimaksimalkan hingga torehkan 'return' dana yang lebih besar lagi.

Sebelumnya, setidaknya Danantara akan mengelola investasi mencapai lebih dari US$900 miliar atau sekitar Rp14.724 triliun, melalui berbagai aset yang dimiliki oleh pemerintah.

(azr/wep)

No more pages