Kemitraan PTFI dengan ITB sendiri dimulai sejak Oktober 2022, saat Presiden Direktur PTFI Tony Wenas bersama CEO Freeport-McMoRan saat itu, Richard C. Adkerson, mengunjungi tujuh perguruan tinggi besar di Indonesia, termasuk ITB. Dalam kesempatan itu, PTFI berkomitmen memberikan bantuan dana langsung sebesar Rp5 juta untuk 50 mahasiswa, beasiswa penuh bagi 10 mahasiswa S1, serta bantuan penelitian sebesar Rp1,5 miliar.
“Kemitraan dengan perguruan-perguruan tinggi ini, adalah salah satu bentuk investasi sosial PTFI di bidang pendidikan. Kami telah lama menjalankan berbagai program khususnya mendukung pengembangan generasi muda yang berasal dari wilayah di sekitar kegiatan operasional PTFI di Mimika, Papua Tengah,” terang Ardhin.
Saat ini, tercatat lebih dari 1.100 anak Papua sedang menempuh pendidikan di dalam dan luar negeri melalui beasiswa PTFI. Selain itu, lebih dari 1.700 siswa tinggal dan belajar di lima asrama yang dikelola perusahaan di Papua. Program vokasi, magang, dan Papuan Bridge Program di Institut Pertambangan Nemangkawi juga telah meluluskan lebih dari 4.000 siswa, dengan lebih dari 90 persen di antaranya adalah putra-putri asli Papua.
(tim)































