Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Borong Saham BBCA dan BBRI

Muhammad Julian Fadli
15 April 2026 08:00

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 14 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan menguat 175,76 poin (2,34%) di posisi 7.675,95.

Berseberangan jauh dengan tren penguatan IHSG, investor asing justru melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp48 miliar pada perdagangan saham pasar reguler. Sama halnya, pada seluruh pasar investor asing net sell Rp30 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencapai Rp213,09 miliar. Imbas tekanan jual, saham BRMS ditutup melemah 1,15% di posisi Rp860/saham.

Penutupan Saham BRMS pada Selasa 14 April 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Selasa (14/4/2026):

  1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp213,09 miliar
  2. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp142,23 miliar
  3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp105,76 miliar
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp93,69 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp50,19 miliar
  6. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp39,02 miliar
  7. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp39,01 miliar
  8. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Rp37,12 miliar
  9. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp35,02 miliar
  10. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp32,05 miliar

Pada saat bersamaan, investor asing net buy terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp138,46 miliar. Derasnya pembelian mendorong saham BBCA menguat 2,66% hingga melesat di posisi Rp6.750/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Selasa 14 April 2026 (Bloomberg)