Logo Bloomberg Technoz

"Inflasi bulanan pada Maret diperkirakan sebesar 1,89% (month-on-month/mom), menyusul deflasi -0,48% mom pada Februari 2025," kata Ekonom Bank Permata Josua Pardede, Selasa (8/4/2025). 

Dia memaparkan pendorong utama inflasi adalah berakhirnya diskon tarif listrik untuk pelanggan prabayar, yang diperkirakan berkontribusi sebesar 1,47% terhadap inflasi umum. Selain itu, harga bahan bakar non-subsidi mengalami kenaikan pada Maret 2025, yang selanjutnya berkontribusi terhadap inflasi harga yang diatur pemerintah.

(lav)

No more pages