Logo Bloomberg Technoz

Ackman menegaskan bahwa baik dirinya maupun Pershing Square tidak memiliki leverage margin atau instrumen lain yang dapat menimbulkan masalah likuiditas jika pasar mengalami kejatuhan. “Kami tidak menggunakan margin. Tidak pernah. Dan tidak akan pernah,” katanya.

Portofolio Pershing Square hanya memiliki satu investasi yang secara langsung terdampak oleh kebijakan tarif tersebut, yakni opsi beli (call option) tiga tahun atas saham Nike. Posisi ini hanya mencakup 1,5% dari total portofolio perusahaan. Meskipun berpotensi mengalami kerugian nilai wajar (mark-to-market) jika pasar jatuh, Ackman menyatakan bahwa perusahaannya tidak akan menjual di tengah pasar yang menurun.

“Kami justru akan membeli bisnis-bisnis hebat dengan harga diskon besar, yang pada akhirnya akan menguntungkan kami dan para investor kami dalam jangka panjang,” ujarnya.

Komentar Ackman muncul tak lama setelah Trump mengatakan kepada wartawan pada Minggu malam bahwa ia tidak sengaja memicu aksi jual pasar, namun tidak akan menarik kembali kebijakan tarif kecuali tercapai kesepakatan yang mampu menghapus defisit perdagangan AS.

Menurut Ackman, upaya Trump untuk mencapai kesepakatan dagang di tengah kondisi pasar yang terpuruk justru merugikan posisinya dalam bernegosiasi.

“Siapa pun yang menyarankan ide tersebut kepada presiden sebaiknya segera diberhentikan,” tambahnya.

Sikap Ackman terhadap tarif ini menandai perubahan dari pandangan optimistis yang sebelumnya ia sampaikan terhadap pemerintahan Trump. Dalam unggahan di X pada November lalu, ia menyebut bahwa AS telah menjadi negara terbaik untuk berinvestasi setelah kemenangan Trump, dengan menulis, “pertumbuhan akan segera meledak.”

(bbn)

No more pages