Presiden Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News Sunday Morning Futures menyatakan bahwa ekonomi AS sedang mengalami "periode transisi", menepis kekhawatiran akan perlambatan ekonomi yang dipicu oleh kebijakan tarif dan pemangkasan tenaga kerja federal.
Rabu (12/03/2025) ini juga menjadi hari di mana tarif 25% untuk impor baja dan aluminium mulai berlaku. Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyatakan pada Minggu bahwa tidak ada pengecualian dari tarif ini.
Pada Kamis (13/03/2025), data mengenai indeks harga produsen (IHP) juga akan dirilis. IHP inti, yang tidak mencakup harga makanan dan bahan bakar, diperkirakan naik 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan masih adanya tekanan harga di tingkat produsen.
Gubernur The Fed Jerome Powell sebelumnya mengatakan bahwa bank sentral membutuhkan bukti "kemajuan nyata" dalam penurunan inflasi atau pelemahan di pasar tenaga kerja sebelum mempertimbangkan pemotongan suku bunga. Menyusul kenaikan harga yang cukup tajam di awal tahun, The Fed akan mencermati data IHK Februari untuk melihat apakah tren penurunan inflasi berlanjut.
"Kami memperkirakan inflasi inti dan keseluruhan IHK naik 0,3% pada Februari, dengan hanya sedikit perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya akibat faktor musiman," kata tim ekonom Bloomberg, Anna Wong, Stuart Paul, Eliza Winger, Estelle Ou, dan Chris G. Collins.
Pada Jumat (14/05/2025), laporan dari University of Michigan diperkirakan akan menunjukkan penurunan lebih lanjut dalam keyakinan konsumen. Para pelaku pasar dan pejabat The Fed akan mencermati survei tersebut, terutama terkait ekspektasi inflasi ke depan.
(bbn)






























