“Ya, penyidik mendalami ya, penyidik mendalami terkait dengan aliran dana kepada tersangka. Dalam hal ini saksi saudara SB dari salah satu perumahan, Direktur KSO perumahan di daerah Serpong,” kata Tessa kepada awak media, Kamis (6/3/2025).
Akan tetapi, dia enggan membeberkan jumlah dan bentuk pemberian dana dari Sharif kepada Haniv. Dia mengklaim butuh persetujuan penyidik untuk mengungkap informasi tersebut kepada masyarakat. Dia hanya memastikan, penyidik memang menemukan aliran dana mencurigakan dari Sharif kepada Haniv.
“Kalau untuk jumlahnya berapa atau bentuknya apa, ini saya perlu koordinasikan. Tetapi secara prinsip kita perlu menanyakan atau mendalami betul atau tidak. Kalau memang iya dalam rangka apa,” ucap Tessa.
Namun, penyidik menduga Haniv menerima sejumlah aliran dana dari wajib pajak perorangan dan badan lebih dari Rp10,3 miliar selama 2014-2024.
(dhf)





























