“Kalau dari kami, pihak Kementerian BUMN, ini memberikan dukungan yang cukup besar kepada dirut terpilih untuk bisa melaksanakan tugasnya.”
Maroef Sjamsoeddindiangkat menjadi Direktur Utama MIND ID, menggantikan Hendi Prio Santoso, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) MIND ID pada Senin (3/3/2025).
Maroef merupakan adik Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Di industri pertambangan, pria kelahiran 1 Januari 1970 ini memulai kariernya di Freeport Indonesia setelah pensiun sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2011—2014.
Saat itu, dia ditawari jabatan Presiden Direktur Freeport oleh Ketua Dewan Freeport-McMoRan Inc, James Robert (Jim Bob) Moffett, pada Januari 2015, menggantikan Rozik B Soetjipto. Dia menduduki posisi Presiden Direktur Freeport sejak 7 Januari 2015 hingga Januari 2016.
Saat memimpin Freeport, nama Maroef pernah menjadi perbincangan terkait dengan kasus yang menyeret Freeport. Dia terkenal lantaran sikapnya membongkar rekaman pembicaraan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto dan saudagar minyak Mohammad Riza Chalid.
Pembicaraan itu ramai diperbincangkan karena berkaitan dengan permintaan jatah saham. Maroef membongkar rekaman pembicaraan antara Setya dan Riza yang berlangsung pada 8 Juni 2015.
Skandal ini ramai bahkan disebut dengan julukan "Papa Minta Saham". Namun, tak lama pada 18 Januari 2016, dia mengundurkan diri dari posisi Presiden Direktur Freeport.
(wdh)
































