Mantan manajer dana lindung nilai itu juga menolak untuk memberikan pendapat mengenai langkah The Fed ke depan. "Saya hanya akan membahas apa yang sudah mereka lakukan, bukan apa yang seharusnya mereka lakukan ke depannya," katanya. Ia menyoroti bahwa imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun meningkat setelah The Fed menerapkan "pemangkasan jumbo" suku bunga sebesar 50 basis poin pada September lalu.
Dalam wawancara dengan Lawrence Kudlow—mantan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih di era Trump—Bessent kembali menyampaikan prinsip kebijakan ekonominya yang ia sebut sebagai "3-3-3". Konsep ini merujuk pada target menurunkan defisit fiskal hingga 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), meningkatkan produksi minyak sebesar 3 juta barel per hari, serta menjaga pertumbuhan ekonomi di angka 3%.
Ketika ditanya mengenai peran kelompok DOGE yang dipimpin oleh Elon Musk dalam urusan Departemen Keuangan dan akses mereka ke sistem pembayaran penting pemerintah, Bessent menegaskan bahwa mereka tidak memiliki wewenang untuk mengontrol atau membatasi transaksi.
"Sistem pembayaran di Departemen Keuangan kami tidak tersentuh," tegasnya.
(bbn)






























