Logo Bloomberg Technoz

Pendapatan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) juga meningkat, seiring dengan kenaikan harga bensin.

Penjualan ritel AS. (Sumber: Bloomberg)

Angka-angka ini menunjukkan bahwa konsumen tetap tangguh selama musim liburan, didukung oleh kenaikan upah yang lebih cepat dibandingkan harga barang. Meskipun inflasi melandai pada Desember, biaya hidup yang tinggi masih menjadi tantangan, sementara beberapa pengecer berencana menaikkan harga sebagai antisipasi kenaikan tarif impor setelah pelantikan Trump minggu depan.

Namun, data penjualan ritel yang tidak disesuaikan dengan inflasi dapat memberikan gambaran yang terdistorsi. Kenaikan angka penjualan bisa saja lebih mencerminkan peningkatan harga daripada aktivitas belanja yang lebih besar.

Dibandingkan Desember 2022, penjualan ritel naik 3,8%. Angka ini lebih moderat dibandingkan tiga tahun sebelumnya, namun tetap melampaui ekspektasi akan perlambatan tajam akibat tekanan harga tinggi dan biaya pinjaman. Sentimen konsumen dan bisnis meningkat sejak pemilu, meski ekspektasi inflasi juga naik. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah kepercayaan konsumen akan benar-benar berujung pada peningkatan belanja.

Beberapa pejabat bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed), setelah rilis data indeks harga konsumen (IHK) yang menurun, menyatakan keyakinan bahwa tekanan harga akan terus mereda. Dengan kemungkinan ini, suku bunga diperkirakan tetap stabil pada pertemuan akhir bulan ini, namun peluang pemangkasan suku bunga pada Maret menjadi lebih mungkin terjadi dibandingkan sebelumnya.

Penjualan kategori control group meningkat pada tingkat tahunan sebesar 5,4% dalam tiga bulan terakhir, memberikan sinyal positif untuk pertumbuhan PDB kuartal IV, setelah kuartal III yang kuat.

Beberapa perusahaan ritel mengumumkan hasil pendapatan yang beragam menjelang konferensi industri di Orlando, Florida. Macy’s Inc. memberikan proyeksi yang kurang optimis untuk kuartal berjalan, sementara pengecer lain seperti Lululemon, Shake Shack, American Eagle Outfitters, Inc, dan Urban Outfitters melaporkan hasil penjualan yang positif.

Penjualan ritel dalam laporan ini sebagian besar mencerminkan pembelian barang, yang hanya mencakup sebagian kecil dari total pengeluaran konsumen. Data pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) yang dijadwalkan dirilis pada 31 Januari 2025 akan memberikan rincian lebih lanjut tentang pengeluaran yang disesuaikan dengan inflasi, mencakup barang dan jasa.

Satu-satunya kategori sektor jasa dalam laporan ini, yakni pengeluaran di restoran dan bar, mencatat penurunan sebesar 0,3%, menjadi penurunan terbesar sejak awal tahun lalu.

(bbn)

No more pages