Logo Bloomberg Technoz

Perlu diketahui, BUMI mencatatkan perolehan laba bersih sebesar US$10,92 juta atau setara dengan Rp168,6 miliar sepanjang 2023. Angka itu anjlok 97,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai US$525,2 juta atau setara Rp8,34 triliun.

Bongkahan batu bara./Bloomberg-Dimas Ardian

Alat Berat

Adapun, beban operasional perusahaan batu bara bakal meningkat imbas pelemahan rupiah khususnya untuk komponen alat berat yang rata-rata berasal dari impor.

“Kita juga sebagian besar komponen alat berat misalnya yang paling banyak ban, ban pasti impor dalam dolar jadi naik juga cost-nya,” ujar Hendra.

Hendra tidak menampik bahwa terdapat potensi peningkatan nilai ekspor imbas depresiasi rupiah, tetapi kenaikan itu juga beriringan dengan kenaikan beban operasional.

Namun, pengusaha batu bara juga tidak mengetahui dengan pasti dampak apa yang paling besar berpengaruh terhadap perusahaan. “Mana yang lebih besar antara keuntungan ekspor dan [beban operasional] ini kita juga tidak bisa jawab.”

Adapun, tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai tidak akan serta-merta menjadi stimulus yang dapat mendongkrak nilai ekspor Indonesia.

Analisis Teknikal Nilai Rupiah Rabu 3 April (Divisi Riset Bloomberg Technoz)

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan pelemahan rupiah, yang diproyeksikan bertahan selama 1—2 bulan ke depan, memang memberikan peluang kepada Indonesia karena nilai produk nasional yang dipasarkan di luar negeri bakal lebih kompetitif dibandingkan  dengan produk lain.

Permasalahannya, selama ini Indonesia masih mengandalkan ekspor sumber daya alam (SDA). Walhasil, pelemahan rupiah tidak bakal mendongkrak nilai ekspor nonmigas imbas adanya tren penurunan harga komoditas.

“Kebanyakan ekspor kita berbasis SDA, seperti minyak sawit mentah atau crude palm oil [CPO]. Kalau misalnya diasumsikan dengan harga yang relatif tepat, maka punya daya saing lebih baik. Namun, harga komoditas trennya mengalami penurunan, akhirnya terkompensasi,” ujar Tauhid saat dihubungi, Selasa (2/4/2024). 

rupiah dibuka melemah lagi di pasar spot pada perdagangan hari ini, Rabu (3/4/2024), seiring dengan tekanan sentimen global yang masih besar dan memicu aksi jual aset keuangan di berbagai penjuru dunia.

Rupiah dibuka lemah di Rp15.933/US$, atau tergerus 0,2% dibandingkan dengan level penutupan hari sebelumnya.

Pelemahan rupiah menjadi yang terdalam di Asia pagi ini selain pelemahan dong Vietnam yang melorot 0,25%. Pelemahan rupiah juga terjadi bersaman dengan tekanan yang dialami oleh yuan China, dolar Taiwan, dolar Singapura.

(dov/wdh)

No more pages