Logo Bloomberg Technoz

Rekam Jejak PT Pindad yang Bakal Terlibat Proyek CNG Merah Putih

Sabrina Mulia Rhamadanty
22 July 2026 12:30

Deretan kendaraan pengangkut personel lapis baja PT Pindad Anoa berdiri di jalur perakitan di pabrik perusahaan di Bandung./Bloomberg-Dadang Tri
Deretan kendaraan pengangkut personel lapis baja PT Pindad Anoa berdiri di jalur perakitan di pabrik perusahaan di Bandung./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan akan menggandeng BUMN industri pertahanan, PT Pindad (Persero), untuk menggarap proyek pembuatan tabung compressed natural gas (CNG) Merah Putih ukuran 3 kilogram (kg).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan pelibatan Pindad dilakukan untuk mempercepat substitusi konsumsi liquefied petroleum gas (LPG) impor yang selama ini menguras devisa negara dan membengkakkan alokasi subsidi energi dalam APBN.

“Kita akan melakukan [kerja sama] dengan Pindad nanti, tetapi masih cek dahulu di sana [China]. Kalau sudah selesai, baru kita lakukan tindakan lebih lanjut,” ujar Bahlil kepada awak media usai menghadiri agenda Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026, Selasa (21/7/2026).


Meski dikenal sebagai produsen alutsista, ini bukan pertama kalinya Pindad terjun dalam proyek manufaktur tabung gas komersial di Indonesia.

Gas LPG 3 kg. (Dok. Pertamina)

Garap Gas Melon