Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Akui Masih Ada Investasi Mangkrak Rp149 T, Ini Alasannya

Redaksi
19 March 2024 09:57

Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Tangkapan Layar Youtube BKPM)
Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Tangkapan Layar Youtube BKPM)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan masih terdapat investasi mangkrak senilai Rp149,3 triliun yang belum terealisasi sampai Maret 2024.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebutkan, dari potensi realisasi investasi sebesar Rp708 triliun, hanya 78,9% atau Rp558,7 triliun nilai potensi investasi yang telah difasilitasi. Artinya, masih terdapat potensi investasi senilai Rp149,3 triliun yang belum tergarap dengan baik.

"Kami telah memfasilitasi permasalahan investasi. Investasi mangkrak sudah terealisasi sebagian besar, sisanya tidak bisa melakukan perbaikan karena sudah tidak bisa dieksekusi karena perusahaan sudah kesulitan secara internal," papar Bahlil dalam Konferensi Pers Prospek Investasi Pasca-Pemilu 2024, dikutip Selasa (19/3/2024).

Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi tercatat 1.418 triliun dari target sebesar 1.407 triliun. Dari realisasi tersebut, penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp743,9 triliun atau 52,4% dari total realisasi investasi. Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp674,9 triliun atau 47,6%.

"Ke depan, target kami realisasi investasi Rp1.650 triliun dan ini sebagai salah satu syarat untuk pertumbuhan ekonomi di atas 5%," tutur Bahlil.