Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Stabil, Pasar Pantau Data Inflasi AS & Laporan OPEC+

News
12 March 2024 05:30

Ilustrasi minyak. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi minyak. (Dok: Bloomberg)

Josyana Joshua dan Alex Longley - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak sedikit berubah ketika para trader sedang menanti apakah data-data ekonomi penting pekan ini dapat menggerakkan pasar dari kelesuan.

Minyak West Texas Intermediate berjangka turun tipis, menetap di bawah US$78 per barel setelah sebelumnya turun ke harga intraday terendah dalam dua pekan. Investor sedang menanti kemungkinan data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan pada Selasa (12/03/2024) yang dapat memperkeruh jalan bagi kebijakan moneter. Laporan bulanan pasar minyak dari IEA, OPEC, dan AS juga akan dirilis pekan ini.

Harga minyak beru saja keluar dari pekan yang paling tidak bergejolak sejak akhir 2021, karena pasar menghadapi faktor-faktor bullish dan bearish yang bersaing. Pemangkasan produksi minyak oleh OPEC+ dan ketegangan di Timur Tengah diimbangi oleh peningkatan pasokan dari luar kelompok tersebut dan kekhawatiran yang terus-menerus seputar prospek ekonomi untuk importir utama, yaitu China.

“Harga selama sebulan terakhir bergerak cukup terbatas,” kata Rohan Reddy, direktur riset di Global X Management. “Sekarang yang penting apakah konsumen utama seperti China dapat mendorong pemulihan atau tidak, dan apakah masalah geopolitik seperti perang dan hambatan pengiriman akan semakin merugikan.”

Grafik harga minyak. (Sumber: Bloomberg)