Logo Bloomberg Technoz

Ini Tantangan Ekonomi yang Dihadapi Jika Prabowo-Gibran Pimpin RI

Ruisa Khoiriyah
21 February 2024 09:10

Prabowo Gibran Debat Capres ke-5 (Andrean/Bloomberg Technoz)
Prabowo Gibran Debat Capres ke-5 (Andrean/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hasil hitung cepat sejauh ini mengunggulkan pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pilpres 2024. Prabowo yang mengusung narasi keberlanjutan berambisi melanjutkan target pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin membawa Indonesia masuk ke jajaran negara maju pada 2045 mendatang. 

Namun, tanpa terobosan kebijakan baru, ambisi besar di bawah pemerintahan baru nanti diragukan bisa tercapai apabila masih memakai resep lama yang sejauh ini terbukti gagal membawa Indonesia memenuhi syarat perlu dan syarat cukup menjadi negara maju.

Prabowo mengusung beberapa target dan fokus pembangunan bila menjadi presiden kelak. Mulai dari target pertumbuhan ekonomi 6%-7% per tahun, melanjutkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), membangun 2 juta rumah, menekan angka kemiskinan di bawah 5%, hilirisasi sumber daya alam hingga membangun infrastruktur logistik. Ditambah program populis baru seperti makan siang gratis untuk 80-an juta anak sekolah.

Kualifikasi negara maju menurut Bank Dunia adalah negara dengan pendapatan di atas US$ 13.845 per kapita. Untuk menjadi negara maju, Indonesia harus bisa melipatgandakan ekonomi supaya dapat membawa pendapatan per kapita di atas US$ 13.845. Indonesia perlu mengerek pertumbuhan ekonomi 7% per tahun dalam dua dekade ke depan bila ingin mencapai pendapatan per kapita sebesar US$ 30.300.

Indonesia pada 2023 memiliki pendapatan per kapita baru sebesar US$ 4.919,7, sudah masuk kelompok negara berpendapatan menengah atas akan tetapi masih jauh dari kualifikasi negara berpendapatan tinggi.