Logo Bloomberg Technoz

Alasan Mendasar Ratusan Emiten Masuk Pemantauan Khusus BEI

Mis Fransiska Dewi
02 February 2024 10:30

Logo Bursa Efek Indonesia - IHSG. (Dok Bloomberg)
Logo Bursa Efek Indonesia - IHSG. (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebanyak 220 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk dalam papan pemantauan khusus. Dengan kata lain, 24% dari total 914 emiten tengah mengalami kondisi tertentu.

Dari 228 emiten tersebut, 78 di antaranya memiliki masalah berupa belum terpenuhinya jumlah saham beredar di publik atau free float minimal 7,5%.

Kemudian, sebanyak 46 emiten mencatatkan ekuitas negatif. Sedang 32 emiten terancam delisting.

Menanggapi kondisi tersebut, pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy mengatakan, BEI perlu mengubah kebijakan, terutama dari sisi seleksi calon emiten.

Menurut Budi, BEI selama ini cenderung menetapkan indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) berdasarkan jumlah initial public offering (IPO), bukan kualitasnya.