Logo Bloomberg Technoz

Respons BUMN Soal Rumor Vale Minta Harga Divestasi Rp6.700/Saham

Mis Fransiska Dewi
22 January 2024 15:20

Vale Indonesia. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Vale Indonesia. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bungkam soal kabar bahwa PT Vale Indonesia Tbk (INCO) meminta harga Rp6.700/lembar untuk 14% sahamnya yang harus didivestasikan kepada PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID).

Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga, alih-alih, justru meminta publik untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah terkait dengan hasil divestasi saham Vale ke holding BUMN sektor pertambangan itu.

Pokoknya, kita minta harga sebaik-baiknya dan sebagus-bagusnya supaya apa? Kita ingin Vale dimiliki oleh mayoritas BUMN kepemilikannya dan kita harapkan Vale beroperasi di Indonesia, [jadi] ya jangan mahal-mahal [mematok harga divestasinya],” ujar Arya saat ditemui usai peresmian Vending Machine UMKM BUMN di Stasiun Gambir, Senin (22/1/2024).

Dia pun tidak memberi konfirmasi apakah hasil akhir divestasi 14% saham INCO akan diumumkan pada Januari atau bulan ini. "Tunggu saja," tegasnya.

Ruang kendali Pembangkit Listrik Tenaga Air Balambano, PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/6/2022). (Dimas Ardian/Bloomberg)


Belakangan, muncul desas-desus bahwa Vale meminta harga Rp6.700/saham dalam lobi-lobi divestasi INCO kepada MIND ID. Konon, angka itu mencuat dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi baru-baru ini.