RI dan Tailand Bidik Perdagangan hingga Rp359 Triliun pada 2030
Pramesti Regita Cindy
04 August 2026 07:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul menyepakati target peningkatan nilai perdagangan bilateral menjadi US$20 miliar pada 2030 atau setara Rp359,30 triliun (asumsi kurs Rp17.965/US$). Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan Second Leaders' Consultation di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Prabowo mengatakan target tersebut akan didorong melalui implementasi Roadmap Kemitraan Strategis Indonesia-Tailand 2026–2030 yang juga diadopsi kedua negara dalam pertemuan tersebut.
"Kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kita. Kami optimistis target perdagangan sebesar US$20 miliar pada tahun 2030 dapat dicapai melalui implementasi roadmap kemitraan strategis," kata Prabowo mengutip dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, Selasa (4/8/2026).
Adapun roadmap tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan kedua pemimpin di sela-sela ASEAN Summit 2026 di Cebu, Filipina, pada Mei lalu, sekaligus menjadi perwujudan komitmen yang telah dibangun melalui mekanisme Leaders' Consultation sejak 2025.
Jelasnya, di bidang ekonomi, Indonesia dan Tailand sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, serta memperkuat kemitraan antarpelaku usaha. Kedua negara juga akan membentuk Joint Trade Commission, mekanisme bilateral pertama yang ditujukan untuk mengidentifikasi peluang bisnis sekaligus mengatasi hambatan perdagangan.





























