Logo Bloomberg Technoz

Kurs Mata Uang Negara Berkembang menguat, Dolar AS Tergelincir

News
09 January 2024 06:15

ilustrasi dolar Amerika Serikat (Dok: Bloomberg)
ilustrasi dolar Amerika Serikat (Dok: Bloomberg)

Michael O'Boyle dan Timothy Rangongo - Bloomberg News

Bloomberg, Nilai tukar 13 dari 24 mata uang negara berkembang, termasuk Peso Meksiko, menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah pada Senin (8/1/2024) waktu AS. Para pelaku pasar menantikan pembacaan data inflasi utama AS pekan ini, di tengah berkembangnya pertaruhan mengenai momentum yang tepat bagi bank sentral AS Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunga.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks MSCI Inc. untuk mata uang negara berkembang sedikit naik pada sesi tersebut. Mata uang sol Peru, rand Afrika Selatan, dan mata uang Eropa Timur termasuk di antara mata uang yang menguat.

Sementara itu, aset-aset negara berkembang melemah pekan lalu karena investor menanyakan seberapa cepat The Fed dapat menurunkan suku bunganya tahun ini. Datasurvei The Fed di New York pada Senin menunjukkan ekspektasi inflasi konsumen turun ke level terendah dalam tiga tahun.

Bertrand Delgado, ahli strategi Societe Generale menilai imbal hasil obligasi AS turun karena data tersebut, meningkatkan minat terhadap mata uang Amerika Latin dengan imbal hasil lebih tinggi.