Logo Bloomberg Technoz

Adaro, Medco, TBS Dapat Izin Ekspor Listrik 2GW ke Singapura

Sultan Ibnu Affan
08 September 2023 15:47

Gedung Perkantoran Adaro (Sumber Website Perusahaan)
Gedung Perkantoran Adaro (Sumber Website Perusahaan)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Delapan perusahaan diketahui mendapatkan izin untuk jual beli energi bersih atau listrik rendah karbon sebesar total 2 gigawatt (GW) antara Indonesia dan Singapura. 

Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg Technoz, kedelapan perusahaan tersebut terdiri dari tiga korporasi yang tergabung dalam konsorsium Indonesia Solar Panel Industry & Renewable Alliance (Inspira), yaitu anak usaha dari grup Adaro, Medco, dan Toba Sejahtera. Selain itu terdapat juga lima perusahaan original equipment manufacturer (OEM).

Terkait dengan ekspor listrik bersih ke Singapura, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan kesepakatan bilateral itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan antarmenteri energi Asean di Bali beberapa waktu lalu ihwal interkoneksi dan perdagangan kelistrikan di kawasan.

“Jadi ini kesepakatan G-to-G. Singapura akan sampaikan ke Indonesia butuh listriknya berapa, kapasitasnya per tahun berapa, listriknya seperti apa, kualitasnya seperti apa. Itu akan disampaikan ke Indonesia. Nah, Pemerintah Indonesia pada saat yang sama akan menyampaikan ke Singapura, kita bisanya seperti apa, kita punya potensinya apa, akan disampaikan seperti itu. Kan nanti PIC-nya Dirjen Tenaga Listrik untuk kerja sama yang mewakili indonesia. Nanti akan dibahas dan difasilitasi supaya terjadi perdagangan listrik tersebut,”  ujar Dadan ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (8/9/2023).

Patung Merlion di Singapura. Fotografer: Lionel Ng/Bloomberg

Dia menjelaskan kesepakatan jual beli listrik antara Indonesia dan Singapura berlaku selama 5 tahun, tetapi bisa diperpanjang. Dia juga memastikan kesepakatan hanya boleh dilakukan antarpemerintah atau government to government (G2G), bukan antarperusahaan atau business to business (B2B).