Menurut Dhanny, keberagaman latar belakang peserta menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan BRI Fellowship Journalism. Pertemuan jurnalis dari berbagai daerah dan ruang redaksi diharapkan dapat memperkaya pertukaran gagasan serta memperluas perspektif dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima beasiswa selama menempuh pendidikan. Peningkatan kompetensi peserta juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kualitas pemberitaan dan penguatan ekosistem media secara lebih luas.
BRI Perluas Akses Pendidikan bagi Insan Pers
BRI Fellowship Journalism memiliki rekam jejak penyelenggaraan sejak 2013. Pada awalnya, program ini dikenal dengan nama Beasiswa Jurnalis Cerdas sebelum kemudian mengalami transformasi menjadi BRI Fellowship Journalism pada 2022.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari pengembangan inisiatif BRI dalam memberikan dukungan yang lebih terarah bagi peningkatan kapasitas jurnalis. Program ini tidak hanya menyediakan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana, tetapi juga menghadirkan pendampingan dari praktisi media berpengalaman.
Dalam penyelenggaraan BRI Fellowship Journalism 2026, sebanyak 16 mentor dilibatkan untuk mendampingi para peserta. Para mentor tersebut berasal dari kalangan pemimpin redaksi dan jurnalis senior yang memiliki pengalaman dalam industri media.
Kehadiran para mentor diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi proses pengembangan kompetensi peserta. Pengalaman praktis dari para pelaku industri media dapat melengkapi pembelajaran akademis yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.
Pendampingan tersebut juga membuka ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika industri jurnalistik, tantangan ruang redaksi, serta perkembangan kebutuhan informasi masyarakat.
Di tengah perubahan lanskap media yang semakin cepat, peningkatan kapasitas jurnalis menjadi salah satu kebutuhan penting. Perkembangan teknologi digital, perubahan pola konsumsi informasi, hingga tantangan menjaga kredibilitas pemberitaan menuntut insan pers untuk terus meningkatkan kompetensi.
Melalui dukungan pendidikan dan pendampingan, BRI berharap para penerima beasiswa dapat mengembangkan kemampuan profesional sekaligus memperkuat kontribusi mereka terhadap industri media.
Penerima Beasiswa Apresiasi Dukungan BRI
Manfaat program BRI Fellowship Journalism 2026 turut dirasakan oleh para penerima beasiswa. Salah satunya adalah Bayu Mahesa Subagdja, jurnalis iNews, yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana melalui program tersebut.
Bayu menyampaikan apresiasi kepada BRI atas dukungan pendidikan yang diberikan. Menurutnya, beasiswa tersebut menjadi kesempatan untuk mewujudkan cita-cita melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kapasitas di bidang jurnalistik.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRI atas beasiswa pascasarjana yang diberikan. Melalui beasiswa ini, saya dapat mewujudkan salah satu cita-cita untuk menempuh pendidikan yang lebih baik. Saya berharap BRI dapat terus konsisten menyelenggarakan BRI Fellowship Journalism agar semakin banyak jurnalis memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meningkatkan kapasitasnya di bidang jurnalistik,” ujar Bayu.
Bayu berharap keberlanjutan program tersebut dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi jurnalis lain untuk mendapatkan akses pendidikan tinggi. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme insan pers.
Apresiasi serupa disampaikan Insi Nantika, jurnalis Media Indonesia yang juga terpilih sebagai salah satu dari 35 penerima beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026.
Insi menilai program tersebut memberikan manfaat bagi insan pers, khususnya dalam membuka peluang untuk mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan. Ia juga berharap inisiatif tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak jurnalis.
“Terima kasih BRI atas program yang luar biasa ini bagi insan pers. Semoga semakin banyak insan pers yang mengikuti program ini dan sukses selalu untuk BRI,” ujar Insi.
Keterlibatan jurnalis dari berbagai media dalam program tersebut mencerminkan upaya memperluas kesempatan pendidikan bagi insan pers. Dengan dukungan yang diberikan, para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri media.
BRI Dorong Penguatan Kualitas Jurnalisme Nasional
Dhanny menambahkan, BRI Fellowship Journalism dirancang agar memberikan dampak yang lebih luas daripada sekadar bantuan pendidikan bagi penerima beasiswa. Program tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas jurnalisme dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus membangun pemahaman publik terhadap berbagai persoalan. Karena itu, peningkatan kapasitas insan pers menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas informasi yang diterima masyarakat.
“Melalui BRI Fellowship Journalism, kami ingin melahirkan lebih banyak jurnalis yang tidak hanya mampu menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan perspektif yang mencerahkan, membangun pemahaman publik, serta menjadi bagian dari kemajuan bangsa. Sebab, ketika kualitas jurnalisme tumbuh, kualitas informasi publik pun meningkat, pada akhirnya masyarakat serta bangsa Indonesia yang akan merasakan manfaatnya,” pungkas Dhanny.
Melalui program ini, BRI menempatkan pengembangan pendidikan sebagai salah satu fokus kegiatan TJSL di bidang peningkatan kualitas SDM. Dukungan terhadap jurnalis menjadi bagian dari kontribusi perseroan dalam mendorong terciptanya ekosistem media yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.
Pengukuhan 35 penerima beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026 sekaligus menjadi penanda keberlanjutan program yang telah berjalan sejak 2013. Dengan dukungan pendidikan, pendampingan mentor, dan jejaring lintas media, BRI berharap para penerima beasiswa dapat mengembangkan kompetensi serta menghadirkan karya jurnalistik yang semakin berkualitas.
(tim)



























