Anjloknya biaya energi bergema di berbagai pasar sehari sebelum warga AS memberikan suara dalam pemilihan paruh waktu.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pemerintahannya telah memperoleh kewenangan lebih besar dari pemimpin tertinggi negara itu untuk mengupayakan perundingan damai.
Sementara itu, Presiden Donald Trump mengisyaratkan adanya kemajuan dalam negosiasi.
“Mereka ingin mencapai kesepakatan, dan itu bisa saja terjadi,” kata Trump kepada wartawan di Washington. Dia menambahkan bahwa harga minyak turun karena “tampaknya semuanya berjalan sangat baik menuju kesepakatan” dan “masyarakat telah mengetahui hal tersebut”.
Beberapa saat kemudian, Trump menggelengkan kepala sambil mengatakan “Tidak” ketika seorang wartawan melontarkan pertanyaan apakah dia akan kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu pada Selasa.
“Pekan ini akan menjadi periode yang sangat menarik bagi pasar,” kata Matt Maley dari Miller Tabak. “Kita akan menghadapi berbagai persoalan politik yang perlu dicermati, selain persoalan geopolitik.”
Sementara itu, dia mencatat bahwa meningkatnya keraguan mengenai imbal hasil investasi kecerdasan buatan (AI) kemungkinan akan jauh lebih menentukan arah pasar ke depan dibandingkan pola historis.
Selama hampir tiga bulan, perusahaan-perusahaan teknologi besar tidak menerbitkan obligasi di pasar obligasi AS. Kini, mereka kembali membanjiri pasar dengan penerbitan utang.
Oracle Corp. tengah menawarkan obligasi senilai US$10 miliar pada Senin, bersamaan dengan penerbitan saham dalam jumlah yang sama. Sementara itu, Meta Platforms Inc. mempertimbangkan untuk menghimpun sedikitnya US$20 miliar melalui potensi penerbitan obligasi dalam beberapa mata uang.
Pada Kamis, Microsoft Corp. menerbitkan obligasi senilai US$25 miliar, yang menjadi penerbitan obligasi pertamanya di pasar AS sejak 2017.
Gelombang penerbitan utang tersebut juga terjadi dalam berbagai mata uang lainnya. Alphabet Inc. menerbitkan obligasi di pasar Eropa pada Senin, untuk kedua kalinya sepanjang tahun ini.
Pandangan Strategis Bloomberg
“Penurunan harga minyak semakin menegaskan perbedaan yang kini perlu dicermati para trader: Ketatnya pasokan fisik masih menjadi kenyataan, tetapi fluktuasi terbesar harga minyak mentah semakin didorong oleh perubahan premi geopolitik.”
Michael Ball, Macro Strategist, Markets Live.
(bbn)





























