Setelah dikurangi beban umum dan keuangan lainnya, laba periode berjalan BYAN menjadi US$599,06 juta, naik tipis dari posisi tahun lalu sekitar US$533,71 juta.
Dari sisi neraca keuangan, jumlah liabilitas BYAN naik 6,49% ke level US$724,6 juta dari posisi akhir 2025 sebesar US$680 juta. Kenaikan ini sebagian berasal dari bagian pinjaman bank sekitar US$148,57 juta.
Sementara itu, total aset BYAN sebesar US$3,49 miliar, berasal dari aset lancar US$1,58 miliar dan aset tidak lancar US$1,91 miliar. Di sisi lain, jumlah ekuitas BYAN bergerak menjadi US$2,76 miliar sampai akhir September 2026.
Crossing Saham
Sebelumnya, Low Tuck Kwong dan putrinya Elaine Low resmi melepas 10,84 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kepada bos Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam lewat pasar negosiasi, Rabu (7/10/2026).
Lewat kesepakatan transaksi itu, Dato' Low Tuck Kwong mengalihkan 10.067.421.703 saham biasa BYAN kepada Haji Isam. Sementara itu, Elaine Low melepas 16.666.667 saham biasa kepada konglomerat asal Kalimantan Selatan tersebut.
Dengan demikian, Haji Isam lewat kendaraan investasinya, PT Jhonlin Baratama resmi menguasai sekitar 10,08 miliar saham BYAN dari divestasi bagian Dato' Low Tuck Kwong dan putrinya atau 30,25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
“Perseroan telah menerima surat-surat pemberitahuan dari Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low tertanggal 8 Oktober 2026 yang menyampaikan bahwa transaksi yang dimaksud dalam PJBS telah diselesaikan,” dikutip dari keterbukaan informasi manajemen BYAN, Jumat (9/10/2026).
Mengutip keterbukaan informasi, Low Tuck Kwong dan putrinya melepas saham BYAN di harga Rp2.588 per saham. Harga pelaksanaan crossing saham itu lebih rendah 80,76% dari harga pembukaan BYAN pada perdagangan saat itu di level Rp13.450 per saham.
Lewat harga diskon itu, Haji Isam menguasai 30,25% saham BYAN dari Low Tuck Kwong dan putrinya dengan nilai transaksi sekitar Rp26,09 triliun.
Belakangan, porsi Dato' Low Tuck Kwong tergerus sisa 2,76 miliar saham atau setara 8,3% dari saham beredar BYAN. Di sisi lain, Elain Low memiliki sekitar 7,35 miliar saham biasa BYAN sekitar 22,05% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
(naw)





























