Hashim: Pernyataan RI Gelap Akibat Beban Utang Itu Bohong
Pramesti Regita Cindy
29 October 2026 16:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menilai ungkapan bahwa Indonesia gelap karena dibebani utang itu merupakan pernyataan yang bohong. Faktanya, menurut dia, porsi utang Indonesia masih lebih rendah dibanding negara-negara lain di kawasan.
"Banyak yang persoalkan utang negara, katanya Indonesia gelap karena dibebani utang. Ternyata itu bohong, media sosial banyak bohong," ujar Hashim dalam pidatonya pada Rapat Pimpinan Nasional Kantor Dagang dan Industri (Rapimnas Kadin) di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dia menjelaskan, menurut International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia (World Bank), utang negara Indonesia yang tercatat sekitar 40% terhadap Produk Domestik bruto (PDB), termasuk paling rendah di dunia. Hal ini bisa terbukti jika dibanding porsi utang Malaysia yang tercatat 61% terhadap pdb, vietnam 57%, dan Thailand 54%. Amerika Serikat (AS) bahkan mencapai 120%, Jepang 250%, dan China 268%.
"Ini adalah kekuatan kita, utang negara, termasuk milik pemerintah dan swasta 41% menurut IMF dan Bank Dunia. Kita semua sudah tahu Indonesia sudah swasembada pangan, 3 tahun lebih cepat dari target. Ini prestasi yang banyak orang tidak tahu, bahwa fundamental kita kuat," papar pria yang menjabat Ketua Dewan Penasihat Kadin Periode 2024-2029 tersebut.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), posisi Utang Luar Negeri (ULN) per akhir Agustus tercatat mencapai US$ 459,3 miliar. Dengan asumsi kurs US$1 sama dengan Rp 17.898, ULN Indonesia setara Rp 8.220,55 triliun. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.




























