Logo Bloomberg Technoz

HULU MIGAS

Kontrak PSC Grup Hashim di Blok Natuna D-Alpha Belum Diteken

Azura Yumna Ramadani Purnama
24 October 2026 13:50

FID Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Dok. SKK Migas)
FID Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Dok. SKK Migas)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengaku masih menunggu PT Nations Petroleum meneken kontrak bagi hasil atau production sharing contract (PSC) di Blok Natuna D-Alpha, usai memenangkan lelang wilayah kerja (WK) tersebut.

Perusahaan swasta di bidang minyak dan gas bumi tersebut diketahui merupakan bagian dari Arsari Group, kelompok usaha milik Hashim Djojohadikusumo, adik dari Presiden Prabowo Subianto.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan kontrak bagi hasil tersebut bakal diteken utamanya usai Nations Petroleum membayar signature bonus dan performance bonds.


“Tanda tangan PSC-nya dulu. [Tanda tangan PSC dilakukan] setelah mereka bayar signature bonus sama performance bond,” kata Djoksis, sapaan akrabnya, kepada awak media, usai Subroto Awards 2026, Jumat (24/10/2026), malam.

Sebagai informasi, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang memenangkan lelang WK diwajibkan membayar bonus tanda tangan atau signature bonus) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak bagi hasil.