Logo Bloomberg Technoz

Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kadin Minta Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor 

Pramesti Regita Cindy
20 October 2026 21:00

Presiden & Wapres terplih Prabowo-Gibran saat rapat pleno penetapan di gedung KPU, Rabu (24/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Presiden & Wapres terplih Prabowo-Gibran saat rapat pleno penetapan di gedung KPU, Rabu (24/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pemerintah mesti membangun persepsi positif untuk menarik kembali dana investor asing ke pasar keuangan Indonesia. 

Hal tesebut disampaikan Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Kebijakan Analisis Makro-Mikro Ekonomi Kadin Indonesia Aviliani, menjawab pandangannya terhadap nilai tukar rupiah yang mencapai akumulasi nyaris 14% selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia sendiri tak menampik bilamana pelemahan rupiah saat ini tak lepas dari berbagai tantangan eksternal maupun domestik. 


"Dari eksternal memang kita lihat suku bunga dari Fed Fund Rate [bank sentral AS] sudah naik, nah kita kan juga menaikkan suku bunga, nah kan namanya uang kan safe haven dong, dia cari yang paling menguntungkan, ini sesuatu yang biasa dalam perekonomian," kata Aviliani dalam Katadata Insight di Jakarta, Selasa (20/10/2026). 

"Nah memang kita banyak dana keluar yang belum masuk, jadi memang ya yang harus kita lakukan dari sini pemerintah ya, mesti memberikan persepsi yang positif agar orang mau beli saham lagi, beli obligasi lagi," sambungnya.