Menurutnya, penguatan ekonomi kerakyatan tersebut harus berjalan seiring upaya pemerintah menarik investasi ke dalam negeri, namun juag tetap meningkatkan keterlibatan usaha rakyat dalam rantai pasok.
Dengan begitu, lanjutnya, pelaku usaha menengah hingga kecil seperti di wilayah perdesaan tak hanya menjadi pemasok bahan mentah, melainkan juga punya peluang mendapat nilai tambah dari proses produksi, bahkan distribusi.
"Inilah model-model di Kadin, dari desa ke pabrik ke pasar dunia. Dan model-model di Kadin sudah banyak yang dilaksanakan. Ada inclusive closed loop, ada inti plasma kemitraan produksi," tutur dia.
Konsep Indonesia Inc.
Untuk mendukung hal itu, Kadin juga mendorong konsep Indonesia Inc., sebuah kerangkan kolaborasi pemerintah bersama dunia usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Anin membeberkan sejumlah langkah tersebut lewat penerjemahan strategi seperti disiplin fiskal, desentralisasi fiskal, deregulasi, dan debottlenecking atau pengurangan hambatan yang menghalangi aktivitas ekonomi.
"Debottlenecking ini untuk mengurangi sumbatan-sumbatan di mana Danantara bisa menjadi enabler untuk bersama-sama membangun ekonomi, dan tentunya dari swasta sama-sama kita maju untuk mendukung naik kelas," kata dia.
"Ini akan diuji bersama teman-teman dari Kadin provinsi, pimpinan asosiasi himpunan, dan seluruh Kadin Indonesia."
(ain)































