Logo Bloomberg Technoz

BGN menegaskan bahwa penelusuran difokuskan untuk mengusut tuntas celah kelalaian pada tahapan penyiapan bahan makanan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami menelusuri setiap tahapan, mulai dari pengolahan hingga penyajian makanan, untuk mengetahui apakah terdapat prosedur yang belum dijalankan sesuai ketentuan. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi langkah perbaikan agar standar keamanan pangan diterapkan secara konsisten,” katanya.

Di tengah proses investigasi menu telur tersebut, BGN juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para siswa yang menjadi korban beserta pihak keluarga dan sekolah.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa yang terdampak, orang tua, dan pihak sekolah atas kejadian ini. Kami memahami kekhawatiran yang dirasakan keluarga. BGN terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan yang diperlukan sekaligus mengawal proses evaluasi agar langkah perbaikan dapat dilakukan secara tepat,” ujar Tysa.

Kondisi Siswa Terdampak dan Komitmen Pengawasan

Laporan hingga Selasa (27/10/2026) pukul 22.35 WITA mencatat sebanyak 34 pelajar sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk menjalani perawatan. Sebanyak 32 murid ditangani di Puskesmas Tarano dan dua murid lainnya di Puskesmas Empang. Mayoritas kondisi korban dilaporkan makin stabil, dengan dua siswa di antaranya sudah diizinkan pulang.

Meski dugaan kuat mengarah pada prosedur pengolahan telur yang mendahului jadwal baku, BGN tetap menunggu hasil resmi dari instansi kesehatan sebelum membuat kesimpulan akhir.

“Setiap temuan akan ditindaklanjuti melalui evaluasi sesuai ketentuan. Kami juga terus memperkuat pengawasan agar seluruh tahapan pelayanan, mulai dari penyiapan bahan, pengolahan, hingga penyajian makanan, memperhatikan standar keamanan pangan,” tegas Tysa.

BGN juga turut mengapresiasi respons cepat dari jajaran Pemkab Sumbawa, jajaran Dinkes, Puskesmas Tarano, Puskesmas Empang, Satgas MBG, hingga perangkat desa yang sigap memberikan pertolongan medis kepada para siswa terdampak.

(mef/spt)

No more pages