Logo Bloomberg Technoz

Indonesia mulai mengurangi ekspor gas alam ke Singapura pada Sabtu, dengan memangkas pengiriman melalui pipa sekitar 31 juta kaki kubik standar per hari.

Menurut Energy Market Authority (Otoritas Pasar Energi), pengurangan tersebut mencakup kurang dari 2% dari kebutuhan gas harian Singapura.

Gangguan ini terjadi saat Singapura tengah berupaya memperkuat ketahanan pasokan gasnya. Negara kota ini sangat bergantung pada gas alam untuk hampir seluruh pembangkitan listriknya, dengan pasokan yang diperoleh melalui pipa dari Indonesia dan Malaysia, serta melalui impor LNG.

Heng mengatakan GasCo berencana untuk membeli sekitar 2 juta hingga 3 juta ton LNG melalui kontrak jangka panjang untuk pengiriman mulai 2029.

Perusahaan tersebut telah meluncurkan tender pertamanya untuk pasokan LNG jangka panjang tahun ini dan diperkirakan akan menandatangani kontrak pada 2027.

Menurut Heng, GasCo telah mengamankan pasokan yang cukup untuk memenuhi perkiraan permintaan dan menghadapi potensi pengurangan pasokan hingga akhir 2027.

(bbn)

No more pages