Logo Bloomberg Technoz

Pemicu Lonjakan Laba ANTM 47% Jadi Rp8,8 T

Muhammad Fikri
28 October 2026 07:40

Penjual memperlihatkan harga emas Logam Mulia Antam di salah satu toko di Cikini Gold Center, Kamis (21/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Penjual memperlihatkan harga emas Logam Mulia Antam di salah satu toko di Cikini Gold Center, Kamis (21/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan laba bersih sebesar Rp8,84 triliun sepanjang Januari-September 2026, naik 47,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,97 triliun.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan kinerja operasional, terutama dari segmen nikel yang mencatatkan pertumbuhan laba usaha lebih cepat dibandingkan segmen logam mulia dan pemurnian.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Rabu (28/10/2026), pendapatan ANTM mencapai Rp88,48 triliun pada sembilan bulan pertama 2026, meningkat 22,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp72,03 triliun pada periode yang sama 2025.


Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bruto perseroan meningkat 41,6% yoy menjadi Rp15,56 triliun dari Rp10,98 triliun. Laba usaha juga tumbuh 52,8% yoy menjadi Rp12,05 triliun, dibandingkan Rp7,89 triliun pada Januari-September 2025.

Adapun laba periode berjalan ANTM mencapai Rp9,66 triliun, meningkat 46% yoy dari Rp6,61 triliun. Sementara itu, arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp5,06 triliun, naik dari Rp4,02 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pergeseran Mesin Laba ke Nikel