Logo Bloomberg Technoz

Ulasan Terbaru Mesin Pertumbuhan Saham ANTM: Emas dan Nikel

Muhammad Julian Fadli
26 October 2026 13:04

Karyawan menunjukkan Logam Mulia di Butik Emas Antam, Pulogadung, Kamis (10/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menunjukkan Logam Mulia di Butik Emas Antam, Pulogadung, Kamis (10/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) berbalik arah alias rebound cepat setelah dilanda aksi jual hingga keberhasilan menfuat lebih dari 10%.

Prospek positif memuncak seiring fundamental perusahaan, ditambah murahnya harga saham setelah dijual, membuka potensi saham emiten pertambangan unggulan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Saham ANTM Makin Menarik, Usai Berhasil Rebound (Bloomberg)

Head of Research PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi dalam riset yang dipublikasikan baru-baru ini menyoroti keberhasilan ANTM yang berhasil mencatat mesin pertumbuhan kedua setelah emas, yaitu nikel. Penjualan bijih nikel mencapai 14,6 juta wmt pada tahun penuh 2025, melejit 75%, dengan harga US$53/wmt.


Pada semester I-2026, harga nikel melesat lagi mencapai US$74/wmt. Kenaikan tersebut didorong oleh Harga Patokan Mineral (HPM) dan mekanisme pass-through royalti baru yang mengangkat harga bijih.

Hasil kinerja tersebut bisa menjadi cerminan performa tahun penuh 2026 nantinya, sekaligus periode-periode berikutnya.