Logo Bloomberg Technoz

“Kami bangga dapat menghadirkan keahlian global kami untuk mendukung Pelita Air,” ujar Gert Wagner, President & CEO MTU Maintenance. Ia menambahkan, pertumbuhan pasar penerbangan di Asia-Pasifik perlu diiringi dengan peningkatan perhatian perusahaan terhadap kebutuhan pelanggannya. “Kami menantikan kerja sama yang erat dengan tim Pelita Air untuk memastikan keandalan armadanya,” katanya.

Jika kolaborasi dengan MTU Maintenance berfokus pada dukungan perawatan mesin, kesepahaman dengan KarbonMRO membuka ruang pengembangan sumber daya manusia, pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas dan dukungan suku cadang untuk mesin CFM56.

“Melalui nota kesepahaman ini, kami melihat peluang untuk memadukan kemampuan Pelita Air dan KarbonMRO yang saling melengkapi guna mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat di kawasan ini,” ujar Kevin Teoh, Co-Founder & Managing Director KarbonMRO. 
Kevin juga menyoroti pentingnya pengembangan tenaga ahli di balik kerja sama teknis tersebut. “Selain kerja sama teknis dan operasional, kami berharap dapat bekerja bersama Pelita Air untuk memajukan pengembangan sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan, sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat,” katanya.

(Dok. Pelita Air)

Bagi Pelita Air, maskapai anak perusahaan PT Pertamina (Persero), investasi di balik pintu hanggar ini bermuara pada satu hal mendasar: kepercayaan pelanggan.

“Pelita Air mengerti bahwa yang dibutuhkan pelanggan bukan sekadar tiket terbang, tapi kepastian dan ketenangan dalam perjalanan. Kami ingin mereka tahu bahwa setiap perjalanan didukung oleh armada yang andal. Karena itu, kesiapan pesawat terus kami jaga agar pelanggan bisa menjalankan rencananya dengan tenang,” ujar Faik.

Dari kursi penumpang, ada rangkaian pekerjaan yang mungkin tidak terlihat. Namun, pemeriksaan dan perawatan mesin pesawat, kesiapan talenta, serta kolaborasi global terus mengawal setiap perjalanan. Lewat pekerjaan sehari-hari itulah keandalan penerbangan dirawat. 

(tim)

No more pages