Logo Bloomberg Technoz

Menurut pria yang akrab disapa Djoksis tersebut, kepastian investasi dan komitmen pasokan minyak dari UEA ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi ketahanan energi nasional.

"Ini suatu kabar yang bagus juga buat kita," ungkap Djoksis. 

Informasi ini disampaikan Djoksis setelah Bahlil mengumumkan rencananya untuk melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, di antaranya ke India dan China guna memperkuat ketahanan energi nasional. 

Langkah diplomatik ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk menjamin pasokan energi dalam negeri tetap aman di tengah dinamika pasar global.

"Mulai besok saya akan berangkat ke beberapa negara termasuk India, China, dan beberapa negara lain untuk mendapatkan kepastian pasokan," kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Senin (26/10/2026). 

Bahlil juga meminta masyarakat agar tidak khawatir mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Ia menegaskan bahwa stok BBM dalam negeri saat ini masih dalam batas yang sangat aman menurut standar regional. 

Untuk stok BBM jenis Pertalite dan Solar, ia memastikan ketahanan stok nasional berada di kisaran 16 hingga 20 hari. Bahkan, Bahlil mengklaim kebutuhan Solar di Indonesia saat ini sudah 100% diproduksi di dalam negeri tanpa mengandalkan impor dari negara lain.

Selain menjamin ketersediaan pasokan, Bahlil juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi untuk masyarakat, khususnya jenis BBM dengan angka oktan (Research Octane Number/RON) 90 atau Pertalite. Ia memastikan tidak akan ada kenaikan harga untuk jenis bahan bakar tersebut.

"Untuk harga BBM subsidi [RON 90], saya tegaskan tidak naik," ujar Bahlil.

Untuk diketahui, secara keseluruhan sepanjang tahun 2025, Indonesia mencatatkan volume impor minyak mentah (crude oil) secara nasional sebesar 17,5 juta ton, meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar 16,8 juta ton. 

Dalam peta pasokan minyak mentah nasional tersebut, UEA terus berperan sebagai salah satu mitra dagang utama dan pemasok minyak mentah penting dari kawasan Timur Tengah bagi kebutuhan kilang domestik Indonesia.   

Berdasarkan data pencatatan transaksi perdagangan internasional, nilai impor minyak mentah Indonesia dari UEA pada periode sepanjang 2025 tercatat berkisar di angka US$177,63 juta. 

Nilai tersebut menempatkan UEA sebagai salah satu negara kontributor di papan tengah pemasok crude oil ke Indonesia, di tengah dinamika pergeseran struktur impor minyak RI yang juga dipasok oleh negara-negara produsen Afrika seperti Nigeria dan Angola serta negara Timur Tengah lainnya seperti Arab Saudi.

Selain minyak mentah, sepanjang 2025, Indonesia juga turut mengimpor gas atau LPG dari UEA berkisar US$150 juta–US$200 juta dengan volume berkisar antara 250.000 hingga 350.000 metrik ton.

Sepanjang 2025, Indonesia juga tercatat melakukan pengalihan porsi impor LPG secara bertahap. Meski kontribusi pasar LPG terbesar dikuasai oleh produsen Amerika Serikat (AS) yang menyumbang sekitar 54% pasokan nasional, UEA bersama negara kawasan Teluk lainnya (seperti Qatar, Kuwait, dan Arab Saudi) tetap mempertahankan porsi kontrak pasokan jangka panjang (term contract) untuk mengamankan stok LPG domestik.

(smr/ros)

No more pages