Logo Bloomberg Technoz

Prancis Siapkan Rp81 T untuk Renovasi Sekolah, Upaya Redam Protes

News
27 October 2026 06:00

Para pengunjuk rasa membakar barikade di sela-sela demonstrasi di Paris, Prancis, pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026./Bloomberg-Wayan Barre
Para pengunjuk rasa membakar barikade di sela-sela demonstrasi di Paris, Prancis, pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026./Bloomberg-Wayan Barre

Benoit Berthelot - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Prancis berencana menambah jumlah kursi pendidikan tinggi dan menyediakan dana €4 miliar (Rp81 triliun) untuk renovasi sekolah menengah atas (SMA), dalam upaya mengakhiri gelombang protes nasional yang dalam beberapa pekan terakhir berujung pada aksi kekerasan.

Siswa SMA mulai menggelar demonstrasi pada pertengahan September untuk memprotes ruang kelas yang terlalu padat, kekurangan guru, serta bangunan sekolah yang sudah usang. Aksi blokade dan pawai mereka kemudian berkembang menjadi protes nasional terkait biaya hidup pada awal bulan ini, yang diikuti lebih dari 500.000 orang dan berujung pada kerusuhan, pembakaran, serta penjarahan.


Sebagai bagian dari responsnya, pemerintah akan mengusulkan reformasi sistem penentuan pilihan universitas yang dikenal sebagai Parcoursup. Sistem tersebut selama ini banyak dikritik karena dianggap tidak transparan dan tidak adil. Pemerintah juga menargetkan pembatasan jumlah siswa menjadi maksimal 28 orang per kelas pada tahun kedua pendidikan menengah.

Menteri Pendidikan Edouard Geffray mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin bahwa dana €4 miliar tersebut pada praktiknya akan berbentuk pinjaman kepada pemerintah daerah, yang bertanggung jawab atas pengelolaan SMA.