Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Bersiap Menguat, IPO Anthropic Bangkitkan Gairah AI

News
27 October 2026 06:45

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Toby Alder - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan menguat mengikuti kenaikan di Wall Street setelah pengajuan dokumen penawaran umum perdana saham (IPO) Anthropic PBC kembali membangkitkan minat investor terhadap kecerdasan buatan (AI). Sentimen tersebut muncul menjelang rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi besar dan keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Kontrak berjangka indeks saham Jepang dan Korea Selatan mengindikasikan penguatan, sementara kontrak berjangka Australia relatif tidak berubah. Kontrak saham AS sedikit menguat pada awal perdagangan Asia setelah indeks S&P 500 naik 0,7% dan Nasdaq 100 menguat 1,1%. Indeks Semikonduktor Philadelphia melonjak 2,8%, kenaikan terbesar sejak 21 September.


Pasar saham Brasil anjlok setelah Presiden Luiz Inácio Lula da Silva kembali memenangkan pemilihan presiden. Hasil tersebut memicu kekhawatiran bahwa tekanan fiskal di negara dengan perekonomian terbesar di Amerika Latin itu akan semakin memburuk.

Harga minyak AS melemah setelah minyak mentah Brent ditutup di bawah US$116 per barel pada Senin (26/10). Pelemahan terjadi ketika pejabat senior dari sejumlah negara melakukan perjalanan ke Teheran untuk menghidupkan kembali perundingan yang bertujuan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Imbal hasil surat utang pemerintah AS (Treasury) bertenor pendek turun, dolar AS sedikit menguat, sedangkan Bitcoin diperdagangkan di bawah US$80.000.

Philadelphia Semiconductor Index. (Sumber: Bloomberg)