Logo Bloomberg Technoz

Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika pembiayaan utang mencapai Rp502,9 triliun.

Pembiayaan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) secara neto mencapai Rp497,5 triliun atau 62,2% dari target Rp799,5 triliun. 

Sementara itu, pembiayaan melalui pinjaman tercatat negatif Rp3,2 triliun, berbanding terbalik dengan target pembiayaan pinjaman neto sebesar Rp32,7 triliun.

Secara tahunan, realisasi pembiayaan utang hingga September 2026 lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp502,9 triliun.

Namun, pembiayaan melalui SBN meningkat dibandingkan realisasi Januari–September 2025 sebesar Rp471,4 triliun.

(ell)

No more pages