Survei UI: Ekonom Yakin Inflasi Tekan Ekonomi, November Memburuk
Redaksi
26 October 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hasil survei Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) menunjukkan bahwa 78% ahli ekonomi menilai tekanan inflasi terhadap perekonomian Indonesia saat ini tinggi.
"Sebanyak 49 dari 63 ahli atau 78% menilai tekanan inflasi terhadap perekonomian Indonesia saat ini tinggi. Dari jumlah itu, 44 ahli atau 70% menjawab tinggi, dan 5 ahli atau 8% menjawab sangat tinggi. Sisanya, 13 ahli menilai netral, dan 1 ahli menilai rendah," demikian terungkap dalam Survei LPEM Ahli Ekonomi Semester II 2026 bertajuk 'Ambisi Ekonomi Indonesia di Tengah Meningkatnya Skeptisisme', dikutip Senin (26/10/2026).
Tak hanya itu, dalam survei tersebut, 60% ahli memperkirakan tekanan inflasi satu bulan mendatang lebih tinggi. Perinciannya, sebanyak 38 dari 63 responden ahli memperkirakan tekanan inflasi pada satu bulan mendatang lebih tinggi. Dari jumlah tersebut, 34 ahli atau 54 % menjawab lebih tinggi dan 4 ahli atau 6% menjawab jauh lebih tinggi.
Sisanya, 22 ahli atau 35 % memperkirakan tidak berubah dan 3 ahli atau 5% memperkirakan lebih rendah.
Lebih lanjut, rata-rata jawaban sebesar +0,60 dan keyakinan rata-rata sebesar 7,81 dari 10. Rata -rata pada Survei Semester I 2026 sebesar +0,91 . Selisih -0,30 tersebut signifikan secara statistik pada tingkat 5% (p=0,01). Rata -rata ekspektasi tekanan inflasi menurun dari semester I 2026 dan masih bernilai positif.





























