Logo Bloomberg Technoz

Dia menyebut, tim penyidik saat ini masih mendalami perkara melalui pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, baik di kantor KPK maupun di lapangan. 

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Sehari kemudian, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana siap pakai untuk penanganan bencana.

Lima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, yang merupakan tenaga ahli Kepala BNPB sekaligus adik mantan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto; Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB sekaligus pejabat pembuat komitmen; Richard Erlangga, tenaga ahli Kepala BNPB; serta dua pihak swasta, Gery Prasetiawan selaku Direktur PT Trans Lintas Selaras dan Syifa Nrika Ghifarin.

Dalam pengusutan perkara ini, KPK mendalami dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa menggunakan dana siap pakai, termasuk dugaan konflik kepentingan dan praktik penyuapan. KPK juga telah menyampaikan kepada pihak TNI informasi mengenai konstruksi perkara, termasuk dugaan aliran uang yang berkaitan dengan prajurit aktif.

Selain itu, KPK juga menyita barang bukti dengan nilai total sekitar Rp5,47 miliar. Barang bukti tersebut meliputi uang tunai dalam rupiah dan valuta asing, emas, tabungan emas, serta aset kripto.

(mef/frg)

No more pages