Logo Bloomberg Technoz

Isu Muktamar, Saifullah Yusuf Ancam Pidanakan Pengurus PCNU

Merinda Faradianti
21 October 2026 15:35

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Dok. Setpres)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Dok. Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf melontarkan ancaman balik kepada sejumlah pengurus cabang atau PCNU yang melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi soal adanya dugaan korupsi pada pelaksanaan Muktamar ke-35. Menurut dia, PBNU tak akan diam jika tuduhan tersebut ternyata tak terbukti.

“Jika nanti tidak terbukti, apa yang dilaporkan itu. Kami akan menyeret pengurus cabang Nahdlatul Ulama yang melaporkan ke KPK itu. Akan menyeret ke pengadilan,” kata Saifullah dikutip, Rabu (21/10/2026).

Menurut dia, PBNU sebagai organisasi sangat mendukung penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Termasuk, kata dia, PBNU selalu mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.


Dia mengklaim, PBNU pun mempersilakan KPK jika memang ingin mengusut dugaan korupsi pada pelaksanaan Muktamar ke-35. Dia pun berharap lembaga antirasuah tersebut benar-benar bisa menuntaskan dan menyimpulkan apakah ada atau tidak ada praktik korupsi dalam acara PBNU tersebut.

Namun, dia menyoroti sikap sejumlah pengurus cabang PBNU yang nampak menggunakan isu tersebut untuk kepentingan lain. Hal ini nampak dari beberapa pengurus yang tiba-tiba mendatangi dan melaporkan sesuatu kepada KPK. Di sisi lain, beberapa di antaranya bahkan mengembalikan uang yang disebut sebagai hasil korupsi.