Industri Nikel Berharap Mekanisme Harga Objektif Lewat BMKS
Sabrina Mulia Rhamadanty
23 September 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) Arif Perdana Kusumah menyampaikan pelaku usaha pengolahan dan pemurnian (smelter) serta industri pengguna produk turunan nikel sangat menantikan kehadiran mekanisme pasar yang objektif melalui pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).
Arif menegaskan industri membutuhkan pembentukan harga yang benar-benar mencerminkan dinamika penawaran dan permintaan di dalam negeri, serta tidak sekadar mengikuti pergerakan spekulatif yang terjadi di pasar global.
“[Hal] yang pasti dengan rencana bursa [BMKS] ini; industri sangat menantikan terbentuknya mekanisme harga yang benar-benar merefleksikan dinamika supply-demand domestik, bukan sekadar pergerakan spekulatif di pasar global,” kata Arif kepada Bloomberg Technoz, Rabu (23/9/2026).
Selain itu, FINI mengharapkan kehadiran platform komoditas yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.
“Tentunya, kami juga menunggu platform yang adaptif dari BMKS ini,” tambahnya.
































