Logo Bloomberg Technoz

Daftar Saham LQ45 yang Undervalued di Tengah Tren Merah IHSG

Muhammad Julian Fadli
23 September 2026 11:05

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan saham–saham LQ45 pada perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2026), masih terus melanjutkan tren bearish yang sudah terjadi sepanjang tahun 2026.

Sepanjang Januari hingga September 2026 bulan ini, IHSG sudah turun 27,12% menyentuh posisi 6.290, imbas penurunan beruntun saham–saham berkapitalisasi besar yang terhimpit manuver jual investor asing di tengah banyaknya sentimen kurang positif.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) memperhitungkan nilai perdagangan dari manuver jual bersih (net sell) menyentuh Rp102,5 triliun pada perdagangan saham di pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing net sell Rp75 triliun.


Sementara itu, indeks LQ45 yang berisikan saham–saham unggulan juga tercatat di zona merah, dengan pelemahan mencapai 25,7% terhempas mencapai posisi 628,7.

Namun di balik gelagat tersebut, tersimpan harta karun dari deretan saham LQ45 dengan valuasi yang terbilang 'murah' dan menarik dicermati hingga tepat menjadi pilihan investasi di posisi harga saat ini.